Kali ini penulis blog mempublikasikan hal yang patut diketahui oleh pebisnis sewa mobil di Kota Bandung. Seperti yang diberitakan tribunjabar, Ibu rumah tangga dengan inisial YSS berumur 34 tahun merupakan pelaku penggelapan mobil rental.
Peristiwa ini terungkap dengan adanya laporan polisi dari saudara DS pengusaha rental mobil, dimana mobil rental milikinya sebanyak 10 unit telah raib digadaikan pelaku YSS. Hal ini tentu membuat DS sebagai pemilik tertimpa kerugian yang dahsyat akibat ulah tak bertanggung jawab YSS.
Melayani Perjalanan Wisata di Jawa Barat, Dengan Pelayanan Rental Mobil Bandung
Jumat, 08 Mei 2020
Sabtu, 11 April 2020
KIA All New Carens Akhirnya Masuk Pasar Indonesia
KIA All New Carens akhirnya masuk ke pasar Indonesia.Sebelumnya, mobil keluaran KIA ini sudah dirilis secara global di Paris Motor Show (PMS) tahun lalu.
Launching All New Carens dilakukan d Gandaria City, Jakarta, Selasa malam (4/6). PT KIA Mobil Indonesia (KMI) menyebutnya sebagai The Breakthrough Family Car.
All New Carens yang didesain Peter Schreyer ini sengaja menonjolkan desain yang stylish dan modern sebagai salah satu keunggulannya. “Kelebihan All New Carens ada diberbagai aspek yakni, desain, teknologi, comfort (kenyamanan) dan, kualitas keamanan,” kata Hartanto Sukmono, Direktur Marketing KMI.
Kesan sporty dituangkan All New Carens dari dimensi badannya yang rendah dan lebar. Tapi meski memili bodi yang cukup besar, Hartanto enggan menyebutknya sebagai MPV (Multi Purpose Vehicle. “Ini bukan MPV karena memang bukan untuk barang. All New Serena memang untuk family car,” katanya.
All New Carens generasi ketiga ini diimpor langsung dari Korea. Dan dibanderol dengan harga Rp 249.500.000 untuk transmisi manual dan Rp 262.500.000 untuk transmisi otomotas. Dengan delapan pilihan warna, yakni clear white, bright silver, camden beige, titanium silver, galaxy brown, cherry black, inferno red dan newport blue. (sumber : zamrudtv.com) 2013
Launching All New Carens dilakukan d Gandaria City, Jakarta, Selasa malam (4/6). PT KIA Mobil Indonesia (KMI) menyebutnya sebagai The Breakthrough Family Car.
All New Carens yang didesain Peter Schreyer ini sengaja menonjolkan desain yang stylish dan modern sebagai salah satu keunggulannya. “Kelebihan All New Carens ada diberbagai aspek yakni, desain, teknologi, comfort (kenyamanan) dan, kualitas keamanan,” kata Hartanto Sukmono, Direktur Marketing KMI.
Kesan sporty dituangkan All New Carens dari dimensi badannya yang rendah dan lebar. Tapi meski memili bodi yang cukup besar, Hartanto enggan menyebutknya sebagai MPV (Multi Purpose Vehicle. “Ini bukan MPV karena memang bukan untuk barang. All New Serena memang untuk family car,” katanya.
All New Carens generasi ketiga ini diimpor langsung dari Korea. Dan dibanderol dengan harga Rp 249.500.000 untuk transmisi manual dan Rp 262.500.000 untuk transmisi otomotas. Dengan delapan pilihan warna, yakni clear white, bright silver, camden beige, titanium silver, galaxy brown, cherry black, inferno red dan newport blue. (sumber : zamrudtv.com) 2013
Jumat, 27 Maret 2020
Kisah Mobil Listrik dari Masa ke Masa
Kenangan ini datang dari 91 tahun silam. Tahun 1920. Ketika itu mobil listrik sedang jaya-jayanya. Aktris legendaris Phylis Diller masih ingat mobil-mobil listrik itu menguasai jalanan kota masa kecilnya, Lima, Ohio, Amerika Serikat. Saat itu usinya masih belia. Melaju kencang di jalan, mobil-mobil itu tidak berisik.
Suara lembut. Udara bersih sebab tak ada polusi. Mobil juga lebih mudah dinyalakan. Tak perlu susah payah memutar engkol. Jika tabungan listrik tandas, tinggal di-charge ulang. Sesudah itu mobil kembali melaju. Kisah dari masa lalu itulah yang dituturkan Diller dalam Who Killed the Electric Car, sebuah film dokumenter. Phylis Diller jadi lakon utama.
“Suara mobil sangat lembut. Hanya terlihat roda dan kaca beleved glass,” katanya dalam film itu. Penumpang mobil, lanjutnya, seperti duduk di atas lampu raksasa. Sungguh nyaman. Berbeda dengan mobil minyak, yang dikenal Phylis Diller bertahun-tahun kemudian. Suara berisik. Bau asap dari knalpot. Polusi menguasai udara. “Dan jika ingin menyalakan mesin, si pengemudi harus susah payah memutar engkol,” kata komedian yang sohor namanya tahun 1960an dan 1970an itu. Lalu mengapa mobil listrik itu takluk oleh mobil minyak yang meracuni udara itu?
Dokumenter yang disutradarai Chris Paine ini menjawab lewat narasi Martin Sheen. Mobil listrik, begitu bunyi narasi itu, mulai terseok sesudah penemuan starter otomatis. Lalu minyak berlimpah sebab massal ditambang. Harga jadi murah. Era minyak murah itu membunuh mobil listrik.
Padahal mobil ini terbukti tangguh. Sejarahnya sudah panjang. Mengutip laman About.com, riwayat mobil ini diretas semenjak 1828. Adalah Anyos Jedlik, seorang ahli asal Hungaria yang memulai. Dia menemukan motor listrik tahun 1828. Menciptakan kendaraan bertenaga motor listrik. Dan Anyos Jedlik adalah inspirasi bagi Robert Anderson.
Ahli mesin asal Skotlandia itu menciptakan kereta bertenaga listrik. Dia mematangkan temuan ini antara tahun 1832 hingga 1839. Sayangnya baterai temuan Jedlik ini tidak bisa di-charge. Cuma sekali pakai. Beruntung ada Thomas Davenport, yang pada masa yang sama mengutak-atik mesin dari benua yang lain, Amerika Serikat. Tahun 1835 dia menciptakan motor listrik DC, yang arusnya bisa searah.
Penemuan Davenport itulah yang kemudian mengilhami begitu banyak ahli di belakang hari. Juga mengilhami William Morisson asal Des Moines, Iowa, Amerika Serikat. Adalah Morrison yang memperkenalkan kendaraan listrik di awal tahun 1890-an. Mobil itu memuat enam orang. Meski cuma bisa dipacu pada kecepatan 32,2 kilometer per jam, temuan ini banyak lebih. Bateri mobil ini memiliki 24 sel. Jarak tempuh 80,5 kilometer. Dan sesudah itu baterainya bisa diisi ulang. Sejumlah ahli yang datang belakangan lalu melakukan rupa-rupa inovasi.
Dan pada era 1890-an muncul banyak produsen mobil di Amerika Serikat. Antara lain Anthony Electric, Baker, Columbia, Anderson, Edison, Studebaker, dan Riker. Bahkan pada tahun 1897 perusahaan Electric Carriage and Wagon Company of Philadelphia membangun armada taksi yang terdiri dari mobil listrik. Dunia berkembang. Ekonomi terus bergemuruh. Pada era 1920-an sejumlah kota bermunculan di Amerika Serikat. Pemerintah giat membangun jalan menghubungkan kota-kota itu. Diperlukan kendaraan yang bisa menempuh jarak jauh. Dan mobil listrik bukan jawaban.
Lalu tahun 1925 ditemukan ladang minyak raksasa di lembah Permian, Texas Barat. Kota kecil itu menjelma menjadi ladang minyak. Harganya kemudian murah. Harga murah itulah kemudian yang memudahkan Henry Ford —pria kelahiran Michigan keturuan Irlandia-- memproduksi mobil dalam jumlah massal. Tanggal 26 Mei 1927, Henry Ford menyaksikan mobil Ford Motel T yang dirakit di highland park, Michigan, mulai diproduksi. Jarak tempuhnya jauh. Satu mil dalam 39,4 detik. Semenjak itu mobil minyak massal diproduksi, sekaligus meredupkan pamor mobil listrik.
Krisis Timur Tengah Mobil-mobil minyak itu berseliweran di berbagai kota di seluruh dunia. Menyedot berbarel-barel minyak dari perut bumi --terutama di kawasan Timur Tengah— dan memuntahkan polusi ke udara. Kota jadi buram. Dalam buku Two billion cars: driving toward sustainability yang ditulis Daniel Sperling dan Deborah Gordon tahun 2009, dijelaskan bahwa pada periode 1970an dan 1980an mobil listrik sesungguhnya kembali dilirik sejumlah pabrik.
Sebabnya adalah krisis energi. Ketidakstabilan politik di kawasan Timur Tengah. Perang Irak versus Iran yang menganggu pasokan minyak. Pasokan yang seret plus polusi yang kian menjadi-jadi memaksa dunia memerlukan mobil beremisi rendah.
California Air Resources Board --Badan Pengelola Sumber Daya Udara California -- mulai mendorong efisiensi bahan bakar dan mengkampanyekan kendaraan tanpa emisi. Kampanye itulah yang mendorong pabrik-pabrik mobil kembali melirik mobil listrik. Sejumlah merek mobil listrik yang muncul dan diproduksi secara komersil antara lain Chrysler TEVan pada tahun 1993 - 1995, Honda EV Plus tahun 1997 - 1999, dan truk pick up Ford Ranger EV pada tahun1998 - 2002. Bahkan Tesla Motors, pabrik mobil yang didirikan tahun 2003 di Silicon Valley, memilih hanya memproduksi mobil listrik.
Selain mobil, Tesla Motors juga memproduksi berbagai komponen mobil listrik itu, seperti baterai lithium-ion. Mobil yang menjadi ikon perusahaan ini adalah Tesla Roadster. Mulai dijual untuk umum tahun 2008. Pada situs resminya, Tesla mengaku telah menjual lebih dari 2.100 Roadster. Laku di 31 negara. Dilirik Lagi Laku di banyak kota, pabrik di sejumlah negara kemudian melirik mobil listrik ini.
Seperti dikutip dari Autoevolution, perusahaan Nissan di Jepang memproduksi mobil khusus yang memakai tenaga listrik. Namanya Nissan Leaf. Sepanjang tahun 2011 mobil ini laku 10 ribu unit. Lantaran laku perusahaan menggenjot jumlah produk. Diyakini laku 60 ribu unit tahun 2013. Mereka merangsek pasar dengan rupa-rupa cara. Dari penjualan langsung hingga sistem sewa. Bekerjasama dengan Europcar, perusahaan ini membuka penyewaan mobil Nissan Leaf di kawasan Eropa.
"Nissan Leaf merupakan mobil yang sesuai dengan kondisi jalan di perkotaan," kata Wakil Presiden untuk Operasional Penjualan pada Nissan International SA, Guillaume Cartier. Dua kota tersibuk di Eropa dipilih menjadi tempat penyewaan mobil itu. Paris dan London. Rute masih terbatas di sekitar dua kota itu, sebab jarak tempuh mobil listrik ini sangat terbatas. Dan Paris tampaknya memang menjadi kota uji coba bagi mobil listrik.
Selain penyewaan Nissan Leaf, di ibukota mode dunia itu juga tersedia sistem layanan penyewaan mobil yang dinamakan Autolib. Sistem penyewaan ini dikembangkan Pemerintah Kota Paris. Mengutip Reuters, sistem rental mobil Autolib ini menyewakan mobil Bollore Bluecar. Mobil listrik ini menggunakan baterai litium-metal-polimer. Harga sewa untuk 30 menit 4 hingga 8 euro. Tapi penyewa harus memiliki kartu Autolib. Harga kartu itu 10 Euro. Menurut General Manager Autolib, Morald Chibout, sistem ini dikembangkan untuk mengubah konsep para pengendara.
"Dari yang 'harus punya mobil' menjadi hanya sebagai 'pengguna mobil'," kata Chibout. Pemerintah kota Paris pun menyebut sistem ini bukan untuk menyaingi layanan rental milik swasta. Proyek senilai 235 juta Euro ini dipandang efektif untuk jarak dekat. Bluecar hanya bisa menempuh jarak 250 km. Harus di-charge ulang selama 4 jam.
Dan belakangan ini kian banyak pabrik yang melirik mobil listrik itu. Volkswagen, raksasa otomotif asal Jerman, memilih China sebagai negara di kawasan Asia untuk mengembangkan mobil jenis ini. Akan dimulai tahun 2014. Volkswagen yakin tahun 2018, produk ini akan laku 100 ribu unit di kawasan Asia. Mitsubishi, pabrik mobil asal Jepang meluncurkan Mirage di Thailand akhir Maret 2012.
Mobil ini rendah emisi. Rencananya akan difokuskan menjadi mobil listrik. Dipasarkan di Asia dan Eropa. Korea Selatan bergerak lebih cepat. KIA, pabrik mobil di negeri ginseng itu sudah meluncurkan mobil listrik pertama bernama Kia Ray EV. Dengan model city car, mobil ini bisa diajak keliling hingga 139 kilometer, untuk sekali isi bateri selama 6 jam. Negeri di semenanjung Korea itu memang menyiapkan segalanya. Jika pabrik sibuk menciptakan mobil listrik, pemerintah siapkan infrastruktur. Sudah tersedia 500 stasiun pengisian untuk mobil listrik.
Hingga akhir 2012, setidaknya 3.100 unit pengisian siaga di seluruh negeri. Setelah redup 91 tahun silam itu, kini mobil listrik perlahan bersinar. Dilirik banyak negara. Jalanan kota di berbagai dunia mungkin bisa kembali tenang. Tak berisik, seperti kenangan Phylis Diller dalam Who Killed the Electric Car itu. Sumber VivaNews.com
Suara lembut. Udara bersih sebab tak ada polusi. Mobil juga lebih mudah dinyalakan. Tak perlu susah payah memutar engkol. Jika tabungan listrik tandas, tinggal di-charge ulang. Sesudah itu mobil kembali melaju. Kisah dari masa lalu itulah yang dituturkan Diller dalam Who Killed the Electric Car, sebuah film dokumenter. Phylis Diller jadi lakon utama.
“Suara mobil sangat lembut. Hanya terlihat roda dan kaca beleved glass,” katanya dalam film itu. Penumpang mobil, lanjutnya, seperti duduk di atas lampu raksasa. Sungguh nyaman. Berbeda dengan mobil minyak, yang dikenal Phylis Diller bertahun-tahun kemudian. Suara berisik. Bau asap dari knalpot. Polusi menguasai udara. “Dan jika ingin menyalakan mesin, si pengemudi harus susah payah memutar engkol,” kata komedian yang sohor namanya tahun 1960an dan 1970an itu. Lalu mengapa mobil listrik itu takluk oleh mobil minyak yang meracuni udara itu?
Dokumenter yang disutradarai Chris Paine ini menjawab lewat narasi Martin Sheen. Mobil listrik, begitu bunyi narasi itu, mulai terseok sesudah penemuan starter otomatis. Lalu minyak berlimpah sebab massal ditambang. Harga jadi murah. Era minyak murah itu membunuh mobil listrik.
Padahal mobil ini terbukti tangguh. Sejarahnya sudah panjang. Mengutip laman About.com, riwayat mobil ini diretas semenjak 1828. Adalah Anyos Jedlik, seorang ahli asal Hungaria yang memulai. Dia menemukan motor listrik tahun 1828. Menciptakan kendaraan bertenaga motor listrik. Dan Anyos Jedlik adalah inspirasi bagi Robert Anderson.
Ahli mesin asal Skotlandia itu menciptakan kereta bertenaga listrik. Dia mematangkan temuan ini antara tahun 1832 hingga 1839. Sayangnya baterai temuan Jedlik ini tidak bisa di-charge. Cuma sekali pakai. Beruntung ada Thomas Davenport, yang pada masa yang sama mengutak-atik mesin dari benua yang lain, Amerika Serikat. Tahun 1835 dia menciptakan motor listrik DC, yang arusnya bisa searah.
Penemuan Davenport itulah yang kemudian mengilhami begitu banyak ahli di belakang hari. Juga mengilhami William Morisson asal Des Moines, Iowa, Amerika Serikat. Adalah Morrison yang memperkenalkan kendaraan listrik di awal tahun 1890-an. Mobil itu memuat enam orang. Meski cuma bisa dipacu pada kecepatan 32,2 kilometer per jam, temuan ini banyak lebih. Bateri mobil ini memiliki 24 sel. Jarak tempuh 80,5 kilometer. Dan sesudah itu baterainya bisa diisi ulang. Sejumlah ahli yang datang belakangan lalu melakukan rupa-rupa inovasi.
Dan pada era 1890-an muncul banyak produsen mobil di Amerika Serikat. Antara lain Anthony Electric, Baker, Columbia, Anderson, Edison, Studebaker, dan Riker. Bahkan pada tahun 1897 perusahaan Electric Carriage and Wagon Company of Philadelphia membangun armada taksi yang terdiri dari mobil listrik. Dunia berkembang. Ekonomi terus bergemuruh. Pada era 1920-an sejumlah kota bermunculan di Amerika Serikat. Pemerintah giat membangun jalan menghubungkan kota-kota itu. Diperlukan kendaraan yang bisa menempuh jarak jauh. Dan mobil listrik bukan jawaban.
Lalu tahun 1925 ditemukan ladang minyak raksasa di lembah Permian, Texas Barat. Kota kecil itu menjelma menjadi ladang minyak. Harganya kemudian murah. Harga murah itulah kemudian yang memudahkan Henry Ford —pria kelahiran Michigan keturuan Irlandia-- memproduksi mobil dalam jumlah massal. Tanggal 26 Mei 1927, Henry Ford menyaksikan mobil Ford Motel T yang dirakit di highland park, Michigan, mulai diproduksi. Jarak tempuhnya jauh. Satu mil dalam 39,4 detik. Semenjak itu mobil minyak massal diproduksi, sekaligus meredupkan pamor mobil listrik.
Krisis Timur Tengah Mobil-mobil minyak itu berseliweran di berbagai kota di seluruh dunia. Menyedot berbarel-barel minyak dari perut bumi --terutama di kawasan Timur Tengah— dan memuntahkan polusi ke udara. Kota jadi buram. Dalam buku Two billion cars: driving toward sustainability yang ditulis Daniel Sperling dan Deborah Gordon tahun 2009, dijelaskan bahwa pada periode 1970an dan 1980an mobil listrik sesungguhnya kembali dilirik sejumlah pabrik.
Sebabnya adalah krisis energi. Ketidakstabilan politik di kawasan Timur Tengah. Perang Irak versus Iran yang menganggu pasokan minyak. Pasokan yang seret plus polusi yang kian menjadi-jadi memaksa dunia memerlukan mobil beremisi rendah.
California Air Resources Board --Badan Pengelola Sumber Daya Udara California -- mulai mendorong efisiensi bahan bakar dan mengkampanyekan kendaraan tanpa emisi. Kampanye itulah yang mendorong pabrik-pabrik mobil kembali melirik mobil listrik. Sejumlah merek mobil listrik yang muncul dan diproduksi secara komersil antara lain Chrysler TEVan pada tahun 1993 - 1995, Honda EV Plus tahun 1997 - 1999, dan truk pick up Ford Ranger EV pada tahun1998 - 2002. Bahkan Tesla Motors, pabrik mobil yang didirikan tahun 2003 di Silicon Valley, memilih hanya memproduksi mobil listrik.
Selain mobil, Tesla Motors juga memproduksi berbagai komponen mobil listrik itu, seperti baterai lithium-ion. Mobil yang menjadi ikon perusahaan ini adalah Tesla Roadster. Mulai dijual untuk umum tahun 2008. Pada situs resminya, Tesla mengaku telah menjual lebih dari 2.100 Roadster. Laku di 31 negara. Dilirik Lagi Laku di banyak kota, pabrik di sejumlah negara kemudian melirik mobil listrik ini.
Seperti dikutip dari Autoevolution, perusahaan Nissan di Jepang memproduksi mobil khusus yang memakai tenaga listrik. Namanya Nissan Leaf. Sepanjang tahun 2011 mobil ini laku 10 ribu unit. Lantaran laku perusahaan menggenjot jumlah produk. Diyakini laku 60 ribu unit tahun 2013. Mereka merangsek pasar dengan rupa-rupa cara. Dari penjualan langsung hingga sistem sewa. Bekerjasama dengan Europcar, perusahaan ini membuka penyewaan mobil Nissan Leaf di kawasan Eropa.
"Nissan Leaf merupakan mobil yang sesuai dengan kondisi jalan di perkotaan," kata Wakil Presiden untuk Operasional Penjualan pada Nissan International SA, Guillaume Cartier. Dua kota tersibuk di Eropa dipilih menjadi tempat penyewaan mobil itu. Paris dan London. Rute masih terbatas di sekitar dua kota itu, sebab jarak tempuh mobil listrik ini sangat terbatas. Dan Paris tampaknya memang menjadi kota uji coba bagi mobil listrik.
Selain penyewaan Nissan Leaf, di ibukota mode dunia itu juga tersedia sistem layanan penyewaan mobil yang dinamakan Autolib. Sistem penyewaan ini dikembangkan Pemerintah Kota Paris. Mengutip Reuters, sistem rental mobil Autolib ini menyewakan mobil Bollore Bluecar. Mobil listrik ini menggunakan baterai litium-metal-polimer. Harga sewa untuk 30 menit 4 hingga 8 euro. Tapi penyewa harus memiliki kartu Autolib. Harga kartu itu 10 Euro. Menurut General Manager Autolib, Morald Chibout, sistem ini dikembangkan untuk mengubah konsep para pengendara.
"Dari yang 'harus punya mobil' menjadi hanya sebagai 'pengguna mobil'," kata Chibout. Pemerintah kota Paris pun menyebut sistem ini bukan untuk menyaingi layanan rental milik swasta. Proyek senilai 235 juta Euro ini dipandang efektif untuk jarak dekat. Bluecar hanya bisa menempuh jarak 250 km. Harus di-charge ulang selama 4 jam.
Dan belakangan ini kian banyak pabrik yang melirik mobil listrik itu. Volkswagen, raksasa otomotif asal Jerman, memilih China sebagai negara di kawasan Asia untuk mengembangkan mobil jenis ini. Akan dimulai tahun 2014. Volkswagen yakin tahun 2018, produk ini akan laku 100 ribu unit di kawasan Asia. Mitsubishi, pabrik mobil asal Jepang meluncurkan Mirage di Thailand akhir Maret 2012.
Mobil ini rendah emisi. Rencananya akan difokuskan menjadi mobil listrik. Dipasarkan di Asia dan Eropa. Korea Selatan bergerak lebih cepat. KIA, pabrik mobil di negeri ginseng itu sudah meluncurkan mobil listrik pertama bernama Kia Ray EV. Dengan model city car, mobil ini bisa diajak keliling hingga 139 kilometer, untuk sekali isi bateri selama 6 jam. Negeri di semenanjung Korea itu memang menyiapkan segalanya. Jika pabrik sibuk menciptakan mobil listrik, pemerintah siapkan infrastruktur. Sudah tersedia 500 stasiun pengisian untuk mobil listrik.
Hingga akhir 2012, setidaknya 3.100 unit pengisian siaga di seluruh negeri. Setelah redup 91 tahun silam itu, kini mobil listrik perlahan bersinar. Dilirik banyak negara. Jalanan kota di berbagai dunia mungkin bisa kembali tenang. Tak berisik, seperti kenangan Phylis Diller dalam Who Killed the Electric Car itu. Sumber VivaNews.com
Kamis, 25 Februari 2016
Kabupaten Bandung Siap Gelar PON
KABUPATEN Bandung menyatakan kesiapan mereka sebagai tuan rumah pembukaan dan penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016. Penegasan itu disampaikan Bupati Bandung Dadang Naser kepada wartawan seuasi dilantik di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, kemarin.
“Kemarin-kemarin saya sengaja tidak mengomentari soal PON karena saya di akhir masa jabatan dan akan maju sebagai calon bupati. Kalau sekarang saya sudah resmi dilantik. Jadi saya nyatakan Kabupaten Bandung siap menjadi tuan rumah dalam pembukaan dan penutupan PON 2016,“ tegas Dadang.
Untuk itu, ia akan menggenjot lagi pembangunan berbagai infrastruktur di daerahnya. Saat ini mereka masih terkendala infrastruktur pendukung.
Rabu, 03 Februari 2016
Pedagang Sapi Serbu Banyumas
Sapi di Banyumas diserbu pembeli asal Jakarta dan Jawa Barat. Stok sapi pun menjadi menipis dan sulit dicari.
PEDAGANG sapi asal Jakarta dan Jawa Barat (Jabar) menyerbu Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), untuk membeli sapi. Dampaknya, ratusan pedagang sapi hidup dan daging sapi terancam gulung tikar karena kelangkaan sapi.
Ketua Asosiasi Pedagang Sapi (APS) Banyumas, Endar Susanto, mengungkapkan stok sapi yang ada di Banyumas diserbu pembeli asal Jakarta dan Jabar sehingga stok sapi menjadi menipis. “Mereka membeli sapi asal Banyumas dan dibawa ke Jakarta dan Jabar. Akibatnya, banyak pedagang yang mengeluh sulitnya mendapatkan sapi. Kalau memang ada harganya sudah tinggi,” ujarnya, kemarin.
PEDAGANG sapi asal Jakarta dan Jawa Barat (Jabar) menyerbu Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), untuk membeli sapi. Dampaknya, ratusan pedagang sapi hidup dan daging sapi terancam gulung tikar karena kelangkaan sapi.
Ketua Asosiasi Pedagang Sapi (APS) Banyumas, Endar Susanto, mengungkapkan stok sapi yang ada di Banyumas diserbu pembeli asal Jakarta dan Jabar sehingga stok sapi menjadi menipis. “Mereka membeli sapi asal Banyumas dan dibawa ke Jakarta dan Jabar. Akibatnya, banyak pedagang yang mengeluh sulitnya mendapatkan sapi. Kalau memang ada harganya sudah tinggi,” ujarnya, kemarin.
Sabtu, 30 Januari 2016
Ford Hengkang dari Indonesia
SATU lagi raksasa otomotif AS mundur dari Tanah Air. Kemarin, Ford Indonesia mengumumkan menyetop operasinya di Indonesia, termasuk penjualan dan impor resmi semua produk kendaraannya dan penutupan dealership.
‘Kami telah mengumumkan keputusan bisnis yang sulit untuk mundur dari seluruh operasi kami di Indonesia pada paruh kedua tahun ini’, demikian keterangan Managing Director Ford Indonesia Bagus Susanto seperti dilansir di laman resmi korporasi.
Dari laporan Reuters, keputusan Ford itu disampaikan kemarin pagi via surel dari Presiden Ford Asia Pasifik Dave Schoch kepada seluruh karyawan di regional terkait. Selain Indonesia, Ford juga melikuidasi bisnisnya di Jepang.
‘Kami telah mengumumkan keputusan bisnis yang sulit untuk mundur dari seluruh operasi kami di Indonesia pada paruh kedua tahun ini’, demikian keterangan Managing Director Ford Indonesia Bagus Susanto seperti dilansir di laman resmi korporasi.
Dari laporan Reuters, keputusan Ford itu disampaikan kemarin pagi via surel dari Presiden Ford Asia Pasifik Dave Schoch kepada seluruh karyawan di regional terkait. Selain Indonesia, Ford juga melikuidasi bisnisnya di Jepang.
Senin, 19 Januari 2015
Jawa Barat akan Bangun 22 Waduk
Langkah awal dalam pembangunan waduk yaitu pembebasan lahan seluas 5 hektare di Baleendah.
UNTUK meminimalisasi banjir di Bandung selatan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera membangun 22 waduk dan tiga bendungan berkapasitas besar di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.
Wakil Gubernur Jawa Barat menjelaskan rencana pembangunan 22 waduk dan tiga bendungan besar ini berlokasi di Bojong Citepus, Parunghalang dan Cieunteung, Kecamatan Baleendah.
“Pembangunan 22 waduk dan tiga bendungan berskala besar. Kami akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wahana Sungai Citarum. Sebab biaya proyek pembangunan antisipasi banjir di Bandung selatan bersumber dari APBN, APBD Provinsi dan kabupaten belum dinyatakan final,” ujar Deddy, kemarin.
UNTUK meminimalisasi banjir di Bandung selatan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera membangun 22 waduk dan tiga bendungan berkapasitas besar di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.
Wakil Gubernur Jawa Barat menjelaskan rencana pembangunan 22 waduk dan tiga bendungan besar ini berlokasi di Bojong Citepus, Parunghalang dan Cieunteung, Kecamatan Baleendah.
“Pembangunan 22 waduk dan tiga bendungan berskala besar. Kami akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wahana Sungai Citarum. Sebab biaya proyek pembangunan antisipasi banjir di Bandung selatan bersumber dari APBN, APBD Provinsi dan kabupaten belum dinyatakan final,” ujar Deddy, kemarin.
Minggu, 11 Januari 2015
CIAMIS, JAWA BARAT Jembatan Cibaruyan Dibuka Hari Ini
JEMBATAN Cibaruyan di Kampung Sukamulya, Desa Sukahaji, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mulai diuji cobakan untuk dilalui kendaraan kecil, hari ini. Kemarin, sejumlah sepeda motor sudah diizinkan melewati jembatan.
“Jembatan hanya diperbolehkan dilalui kendaraan dengan bobot kurang dari 15 ton.
Fondasi kanan di bawah jembatan masih belum stabil dan membutuhkan pengerasan hingga satu minggu ke depan,” kata petugas Satuan Lalu Lintas Polres Ciamis Aiptu Kusmayadi, kemarin.
“Jembatan hanya diperbolehkan dilalui kendaraan dengan bobot kurang dari 15 ton.
Fondasi kanan di bawah jembatan masih belum stabil dan membutuhkan pengerasan hingga satu minggu ke depan,” kata petugas Satuan Lalu Lintas Polres Ciamis Aiptu Kusmayadi, kemarin.
Kamis, 25 Desember 2014
Jembatan Cibaruyan-Ciamis Diperbaiki Permanen
AMBROLNYA jembatan Cibaruyan, di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya-Ciamis, menyebabkan kemacetan panjang di jalur selatan Jawa Barat, pada arus mudik balik Lebaran lalu. Untuk mengurangi kepadatan, jembatan bailey pun dibangun.
Sejak Rabu (10/12), jembatan di Kampung Sukamulya, Desa Sukahaji, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten ciamis, itu dinyatakan ditutup selama satu pekan. “Kami akan melakukan perbiakan jembatan secara permanen.Bailey akan dibongkar dan kendaraan dialihkan selama satu pekan,“ ungkap Kepala Dinas Bina Marga, Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pelayanan V Jawa Barat, Agus Hendarto, kemarin.
Pengerjaan jembatan dilakukan PT Saneca Indonesia. Dana diambil dari paket dana Jalan Raya Rajapolah yang besarnya mencapai Rp2,9 miliar. “Kami harus mengganti total Fondasi, mengecor, dan mengaspal jembatan. Bentuk jembatan tidak akan diubah, hanya di bawahnya akan diperbaiki secara permanen dan dicor,“ papar Denka, petinggi PT Saneca.
Sejak Rabu (10/12), jembatan di Kampung Sukamulya, Desa Sukahaji, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten ciamis, itu dinyatakan ditutup selama satu pekan. “Kami akan melakukan perbiakan jembatan secara permanen.Bailey akan dibongkar dan kendaraan dialihkan selama satu pekan,“ ungkap Kepala Dinas Bina Marga, Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pelayanan V Jawa Barat, Agus Hendarto, kemarin.
Pengerjaan jembatan dilakukan PT Saneca Indonesia. Dana diambil dari paket dana Jalan Raya Rajapolah yang besarnya mencapai Rp2,9 miliar. “Kami harus mengganti total Fondasi, mengecor, dan mengaspal jembatan. Bentuk jembatan tidak akan diubah, hanya di bawahnya akan diperbaiki secara permanen dan dicor,“ papar Denka, petinggi PT Saneca.
Jumat, 19 Desember 2014
Banjir Terjang Ratusan Rumah
RATUSAN rumah terendam banjir bandang di Kampung Baru Bandung, Desa Girijaya dan Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kemarin, sedangkan tiga rumah hanyut diterjang air Sungai Cibarengkok. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Garut Dikdik Hendrajaya saat dihubungi, kemarin, membenarkan banjir bandang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
“Aliran Sungai Cibarengkok meluap setinggi 1,5 meter mengenangi ratusan rumah penduduk yang dihuni 350 kepala keluarga (KK) dan tiga rumah hanyut. Total, ada enam rumah rusak berat.Kini petugas masih terus melakukan upaya pendataan,“ ujar Dikdik yang menambahkan tidak ada korban jiwa.
“Aliran Sungai Cibarengkok meluap setinggi 1,5 meter mengenangi ratusan rumah penduduk yang dihuni 350 kepala keluarga (KK) dan tiga rumah hanyut. Total, ada enam rumah rusak berat.Kini petugas masih terus melakukan upaya pendataan,“ ujar Dikdik yang menambahkan tidak ada korban jiwa.
Kamis, 11 Desember 2014
CIANJUR, JAWA BARAT Rp5 Miliar untuk Pelestarian Pandanwangi
DINAS Pertanian dan Bappeda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berencana mengoptimalkan potensi varietas padi pandanwangi untuk meningkatkan pembangunan ekonomi masyarakat. Tekad itu juga bertujuan memproteksi dan melestarikan varietas padi unggulan tersebut.
“Pelestarian pandanwangi juga sudah dimasukkan dalam perencanaan tematik Pemprov Jabar.
“Pelestarian pandanwangi juga sudah dimasukkan dalam perencanaan tematik Pemprov Jabar.
Rabu, 10 Desember 2014
SUMEDANG, JAWA BARAT 16 Peminum Oplosan Tewas
Penenggak minuman keras oplosan kembali jadi korban. Di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, 19 orang tumbang, 7 di antaranya harus kehilangan nyawa. Saat ini, 12 korban lainnya masih dirawat, sebagian di antaranya dalam kondisi kritis.
“Setelah minum, saya merasa pusing dan muntah. Setelah itu saya tidak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit,“ papar Deden, korban yang selamat. Kasat Reserse Narkoba Polres Sumedang AKP I Nyoman Yudana mengungkapkan para korban membeli arak oplosan dengan harga Rp20 ribu per liter.
“Setelah minum, saya merasa pusing dan muntah. Setelah itu saya tidak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit,“ papar Deden, korban yang selamat. Kasat Reserse Narkoba Polres Sumedang AKP I Nyoman Yudana mengungkapkan para korban membeli arak oplosan dengan harga Rp20 ribu per liter.
Senin, 24 November 2014
Polda Amankan Ribuan Liter Solar
Pascapenaikan harga BBM, separuh pom bensin di Kota Bandung kehabisan premium.
TIM Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Jawa Tengah mengaman kan sebuah truk penuh muatan solar bersamaan dengan pengumuman penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah. Solar sebanyak 4.000 liter itu hingga kemarin siang, berada di halaman parkir Kantor Satuan Reskrim Polresta Surakarta. Belum ada kejelasan apakah solar merupakan barang kejahatan penadahan, penimbunan, atau solar oplosan.
Kasatreskrim Polresta Sura karta Kompol Guntur Saputro, ketika dimintai konfirmasi, hanya berujar singkat solar sebanyak 4.000 liter yang ada dalam truk tangki berwarna biru itu merupakan titipan dari Polda Jateng.
“Itu merupakan kasus yang ditangani Polda Jateng. Kita belum tahu sejauh apa penanganannya. Namun, sudah ada tersangkanya. Kejelasannya seperti apa, tanya ke Polda langsung,“ ujar Guntur singkat ketika dicegat wartawan di Kantor Polresta Surakarta, kemarin.
TIM Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Jawa Tengah mengaman kan sebuah truk penuh muatan solar bersamaan dengan pengumuman penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah. Solar sebanyak 4.000 liter itu hingga kemarin siang, berada di halaman parkir Kantor Satuan Reskrim Polresta Surakarta. Belum ada kejelasan apakah solar merupakan barang kejahatan penadahan, penimbunan, atau solar oplosan.
Kasatreskrim Polresta Sura karta Kompol Guntur Saputro, ketika dimintai konfirmasi, hanya berujar singkat solar sebanyak 4.000 liter yang ada dalam truk tangki berwarna biru itu merupakan titipan dari Polda Jateng.
“Itu merupakan kasus yang ditangani Polda Jateng. Kita belum tahu sejauh apa penanganannya. Namun, sudah ada tersangkanya. Kejelasannya seperti apa, tanya ke Polda langsung,“ ujar Guntur singkat ketika dicegat wartawan di Kantor Polresta Surakarta, kemarin.
Jumat, 21 November 2014
Sejumlah Daerah Terancam Longsor
MEMASUKI musim penghujan sejumlah wilayah mulai mengalami longsor. Ratusan meter persegi lahan sawah rusak dan sejumlah rumah terancam longsor menyusul ambruknya tebing setinggi 20 meter di kawasan Situs Gunung Padang, Kampung Gunung Padang RT 02/06, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (16/11) malam. Longsor dibarengi dengan hujan yang turun cukup deras.
Berdasarkan informasi, panjang longsoran tanah sekitar 30 meter dengan ketinggian sekitar 20 meter. Material longsor menutupi aliran Sungai Cikuta dan merusak jembatan bambu sepanjang 5 meter yang biasa digunakan warga.
Berdasarkan informasi, panjang longsoran tanah sekitar 30 meter dengan ketinggian sekitar 20 meter. Material longsor menutupi aliran Sungai Cikuta dan merusak jembatan bambu sepanjang 5 meter yang biasa digunakan warga.
Rabu, 05 November 2014
TASIKMALAYA, JAWA BARAT Pelabuhan Cikadang Segera Dibangun
MENTERI Kelautan dan Perikan an Susi Pudjiastuti berjanji akan membangun Pelabuh an Pendaratan Ikan (PPI) Cikadang, Kampung Babakan, Pangandaran, dan Cimanuk, Ka bu paten Tasikmalaya, Jawa Barat.
“Saya berjanji akan membantu dan membangun sesuai aturan untuk menyelesaikan pembangunan pelabuhan. Supaya pendapatan ikan nelayan terus berlimpah,” kata Susi saat berpamitan dengan masyarakat Pangandaran untuk kembali ke Jakarta, kemarin.
“Saya berjanji akan membantu dan membangun sesuai aturan untuk menyelesaikan pembangunan pelabuhan. Supaya pendapatan ikan nelayan terus berlimpah,” kata Susi saat berpamitan dengan masyarakat Pangandaran untuk kembali ke Jakarta, kemarin.
Minggu, 26 Oktober 2014
THE 101 DAGO HOTEL BANDUNG Kenyamanan di Tengah Kota
Bukan perkara mudah mendapatkan kamar untuk menginap di Kota Bandung pada akhir pekan. Namun, kehadiran THE 101 sepertinya akan mampu mengurangi kesulitan itu. THE 101 berada di areal paling strategis di Kota Kembang, yakni kawasan Dago, di Jalan Ir H Juanda. Jalan itu telah menjadi salah satu area urban terfavorit di kota yang dikenal sebagai kota kreatif dalam bidang fesyen, musik, dan seni.
Kehadiran THE 101 di Dago membuat jalan yang menjadi salah satu ikon Bandung ini makin menjadi tren. Hadir sebagai hotel midscale premium yang chic dan trendy, lokasi ini akan memberikan pengalaman cerdas dan bergaya bagi para tamunya. THE 1O1 Bandung Dago sepertinya memberikan segalanya bagi tamu. Ia sangat dekat dengan mal legendaris, Bandung Indah Plaza, yang dapat ditempuh hanya dengan berjalan kaki.
Kehadiran THE 101 di Dago membuat jalan yang menjadi salah satu ikon Bandung ini makin menjadi tren. Hadir sebagai hotel midscale premium yang chic dan trendy, lokasi ini akan memberikan pengalaman cerdas dan bergaya bagi para tamunya. THE 1O1 Bandung Dago sepertinya memberikan segalanya bagi tamu. Ia sangat dekat dengan mal legendaris, Bandung Indah Plaza, yang dapat ditempuh hanya dengan berjalan kaki.
Minggu, 19 Oktober 2014
HOTEL HILTON BANDUNG
HOTEL HILTON BANDUNG Meeting Nyaman di Tengah Kota Kembang.
Dengan beragam suguhan budaya, kuliner, dan wisata belanjanya juga banyak dipilih untuk menggelar kegiatan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE). Salah satu hotel yang menyiapkan diri untuk kegiatan itu ialah Hotel Hilton, yang terletak di Jalan HOS Tjokroaminoto 41-43, atau yang dulu dikenal sebagai Jalan Pasir Kaliki.
Hotel ini memiliki 186 kamar dengan luas kamar mulai dari 45 meter persegi, dengan jenis kamar deluxe, executive, executive plus, junior suites, dan presidential suite. Hotel Hilton juga sudah bisa mengakomodasi kebutuhan MICE yang akan digelar di Kota Bandung. Grand ballroom Hilton luasnya mencapai 1.043 meter persegi dan menjadi salah satu yang terbesar di Kota Bandung.
Dengan beragam suguhan budaya, kuliner, dan wisata belanjanya juga banyak dipilih untuk menggelar kegiatan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE). Salah satu hotel yang menyiapkan diri untuk kegiatan itu ialah Hotel Hilton, yang terletak di Jalan HOS Tjokroaminoto 41-43, atau yang dulu dikenal sebagai Jalan Pasir Kaliki.
Hotel ini memiliki 186 kamar dengan luas kamar mulai dari 45 meter persegi, dengan jenis kamar deluxe, executive, executive plus, junior suites, dan presidential suite. Hotel Hilton juga sudah bisa mengakomodasi kebutuhan MICE yang akan digelar di Kota Bandung. Grand ballroom Hilton luasnya mencapai 1.043 meter persegi dan menjadi salah satu yang terbesar di Kota Bandung.
Sabtu, 11 Oktober 2014
Bupati Bandung Belajar Manajemen Pariwisata
BUPATI Bandung, Jawa Barat, Dadang M Nazer dan sejumlah stafnya mengunjungi kantor Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, kemarin. Mereka mengaku hendak belajar manajemen pariwisata dari daerah ini.
“Kami harus belajar dari Badung karena pariwisata menjadi penyumbang terbesar pendapatan asli daerah. Kami menilai belajar ke Badung lebih efektif daripada ke wilayah lain, apalagi ke luar negeri,“ paparnya. Ia menambahkan potensi wisata Kabupaten Bandung juga sangat besar.
“Kami harus belajar dari Badung karena pariwisata menjadi penyumbang terbesar pendapatan asli daerah. Kami menilai belajar ke Badung lebih efektif daripada ke wilayah lain, apalagi ke luar negeri,“ paparnya. Ia menambahkan potensi wisata Kabupaten Bandung juga sangat besar.
Minggu, 28 September 2014
Lima Nomine Forwot Car of the Year
FORUM Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot) mengumumkan lima mobil finalis mobil terbaik di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014. Lima kandidat itu All New Ford Ecosport, All New Honda Jazz, Honda Mobilio, All New Nissan X-Trail, dan All New Toyota Yaris.
Forwot Car of the Year (FCY) 2014 merupakan ajang pemilihan mobil terbaik tahunan di Indonesia yang diselenggarakan kelompok jurnalis liputan bidang otomotif. Tahun ini ialah penyelenggaraan yang keempat.
Forwot Car of the Year (FCY) 2014 merupakan ajang pemilihan mobil terbaik tahunan di Indonesia yang diselenggarakan kelompok jurnalis liputan bidang otomotif. Tahun ini ialah penyelenggaraan yang keempat.
Senin, 01 September 2014
New Mazda CX-5, Refleksi Kesempurnaan Sebuah SUV
BICARA Sport utility Vehicle (SUV) berarti bicara soal karakter khas, performa, dan gaya hidup kelas atas. Mazda meramunya menjadi `Zoom-Zoom Spirit' yang menjadi konsep dasar penyempurnaan New Mazda CX-5.
“Zoom Zoom Spirit tertanam di setiap mobil Mazda yang selalu fokus pada kekuatan, keamanan, kelegaan, dan gaya.New Mazda CX-5 2.5L dirancang untuk memberikan performa yang tak terkalahkan yaitu unbeatable performance,“ tutur Presiden Direktur PT Mazda Motor Indonesia Keizo Okue saat memperkenalkan New Mazda CX-5, Juli 2013 lalu.
“Zoom Zoom Spirit tertanam di setiap mobil Mazda yang selalu fokus pada kekuatan, keamanan, kelegaan, dan gaya.New Mazda CX-5 2.5L dirancang untuk memberikan performa yang tak terkalahkan yaitu unbeatable performance,“ tutur Presiden Direktur PT Mazda Motor Indonesia Keizo Okue saat memperkenalkan New Mazda CX-5, Juli 2013 lalu.
Langganan:
Postingan (Atom)